Sep 17, 2012

Pengertian dan Manfaat Antioksidan

Apa itu antioksidan. Manfaat khasiat obat antioksidan untuk kesehatan tubuh.

Antioksidan adalah zat yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi tubuh atau penuaan. Nah zat ini ternyata selain bermanfaat bagi tubuh, juga mampu menyembuhkan sejumlah penyakit berbahaya. Seperti dilansir Besthealthmag, Kamis (13/09) berikut sejumlah penyakit yang penyembuhannya bisa dilakukan dengan bantuan asupan antioksidan:

1. Penyakit kardiovaskular
Kardiovaskular biasa juga disebut sistem peredaran darah, Kardivaskuler atau kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH (keasaman) tubuh. Untuk mencegah dan mengobati penyakit ini, kita bisa mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan yakni buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan teh.

Selain itu, anggur merah juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular karena selain kaya antioksidan, juga mengandung resveratrol yang baik untuk jantung. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa coklat hitam baik untuk jantung, tapi pastikan untuk memperhatikan kandungan lemak dan kalorinya.

2. Kesuburan
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa laki-laki yang mengonsumsi suplemen lycopene, vitamin E dan C, zinc, selenium, folat dan bawang putih memiliki tingkat kesuburan hingga dua kali lipat dibanding laki-laki lain yang tidak memiliki asupan antioksidan. Antioksidan dapat menangkal radikal bebas yang diketahui dapat menurunkan kualitas sperma dan menyebabkan ketidaksuburan.

3. Degenerasi makula
Degenerasi makula adalah suatu keadaan dimana macula mengalami kemunduran sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral. Macula adalah pusat dari retina dan merupakan bagian yang paling vital dari retina yang memungkinkan mata melihat detil-detil halus pada pusatlapang pandang. Studi menunjukkan bahwa antioksidan lutein dan zeaxanthin dapat melindungi degenerasi makula mata. Zat-zat antioksidan tersebut dapat diperoleh dari sayuran berwarna cerah seperti wortel, tomat, brokoli dan buncis.

4. Cystic fibrosis
Cystic fibrosis adalah penyakit gangguan pada kelenjar, termasuk kelenjar yang membuat lendir dan keringat. Orang yang menderita Cystic fibrosis juga dapat mengalami kesulitan dalam mencerna makanan, sehingga kadang memerlukan terapi antioksidan melalui inhaler ketika mendapat perawatan. Terapi antioksidan tersebut dilakukan dengan menggunakan vitamin A, D, E dan K dan glutathione.

5. Alergi dan asma
Anak-anak yang makan lebih banyak tomat, terong, dan kacang hijau berisiko lebih kecil terhadap asma dan alergi. Antioksidan seperti alpha kareoten, beta karoten, vitamin C dan lycopene juga dapat melindungi jaringan paru-paru.

6. Kanker
Asupan tinggi buah dan sayuran melindungi seseorang terhadap risiko kanker. Tetapi bagi orang yang sedang menjalani kemoterapi untuk mengobati kanker, asupan tinggi antioksidan bisa menghambat pengobatan karena proses kemoterapi dilakukan dengan menggunakan radikal bebas untuk menghancurkan sel kanker.

7. Penyakit tulang
Seiring pertambahan usia, tulang kita pasti mengalami penurunan kekuatan atau mengeropos. Nah, penelitian terbaru menemukan bahwa antioksidan dalam teh hijau dapat membuat tulang lebih kuat seiring pertambahan usia. Teh hijau juga dapat mengurangi peradangan dan nyeri pada rheumatoid arthritis.

cumicumi

No comments:

Post a Comment